Jul 25/17 · 871 hits

Tim Junior Indonesia Jadi Runner Up Di AJC 2017

Berita Bulutangkis

bulutangkis-Tim Junior Indonesia Jadi Runner Up Di AJC 2017
Korea keluar sebagai juara Asia Junior Championships 2017

Tim Junior Indonesia Jadi Runner Up Di AJC 2017

Tim junior Indonesia akhirnya finis di posisi terbaiknya sebagai runner up beregu Asia Junior Championships 2017. Indonesia kalah 2-3 dari Korea pada turnamen yang berlangsung di Jaya Raya Sports Hall Training Center, Jakarta, tersebut.

Meski belum mampu merebut gelar juara, tim junior Indonesia berhasil mencatatkan sejarah baru dengan menembus babak final kejuaraan beregu junior level Asia ini. Pasalnya sejak tahun 2006 turnamen ini berlangsung dengan format Piala Sudirman, Indonesia belum pernah sekalipun menembus babak final.

Indonesia juga berhasil melampaui hasil tahun lalu pada kejuaraan yang sama. Dimana saat itu para garuda muda hanya bertahan hingga babak perempat final, setelah kalah juga dari Korea, 1-3.

“Bisa dibilang kami kalah fight. Pada posisi unggul 2-1 harusnya bisa menahan sedikit, tapi ternyata nggak tahan. Posisinya Indonesia sudah di atas angin. Memang hasil ini sudah melebihi target yaitu mencapai babak semifinal, tapi kalau tinggal selangkah lagi seperti ini kan sudah sayang. Nanggung, sudah terakhir harusnya mati-matian saja. Tapi ini masih kalah fighting spiritnya. Makanya saya pernah bilang, potensi tanpa semangat, potensi tanpa kemauan itu susah,” kata Susy Susanti, manajer tim junior Indonesia.

Punggawa muda Indonesia lebih dulu mencuri poin dari Korea, setelah pasangan ganda campuran Rinov Rivaldy/Siti Fadia Silva Ramadhanti menang. Namun berikutnya, poin berbalik direbut Korea melalui kemenangan Seung Hoon Woo atas Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay, di sektor tunggal putra.

Imbang 1-1, Indonesia akhirnya kembali unggul 2-1 ketika pasangan ganda putra Adnan Maulana/Muhammad Shohibul Fikri sukses mengamankan kemenangan.

Pada posisi memimpin 2-1, Gregoria Mariska Tunjung tampil di partai keempat. Di atas kertas, Gregoria jauh lebih diunggulkan dari lawannya, Se Young An. Pertandingan ini berlangsung seru manakala harus terjadi game ketiga. Gregoria merebut match point lebih dulu dengan 20-19. Sayang akhirnya ia harus mengakui keunggulan Se dengan skor akhir 19-21, 21-7 dan 20-22.

“Terakhir kan sebenarnya sama-sama capek, harusnya ya sama-sama nekat saja. Siapa yang tahan. Mereka juga kemarin kan main berapa kali. Kalau dibilang kalah fight, sebenarnya nggak kalah-kalah banget. Pemain kita juga fight, tapi kekuatan, mental dan kemauan masih kurang,” ungkap Susy.

Indonesia akhirnya dipastikan selesai di posisi kedua, usai kekalahan pasangan ganda putri, Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti atas Kim Min Ji/Lee Yu Rim dengan skor 19-21 dan 13-21.

Login to give a comment
Spot on with this write-up, I truly assume this web site needs way more consideration. I?l probably be once more to learn far more, thanks for that info. yeezys http://www.yeezy-shoes.org
Post